EGR - Exhaust Gas Recirculation system atau sistem resirkulasi gas buang. Dari namanya jelas bahwa selama operasinya, sistem ini mengembalikan sebagian gas buang dari knalpot ke intake manifold. Tujuan utama dari sistem ini adalah untuk mengurangi toksisitas gas buang dalam mode cold start dan akselerasi tajam dari mesin, yang dalam mode ini bekerja pada campuran bahan bakar yang diperkaya. Secara umum, tidak ada yang rumit, tetapi mengapa sistem ini membuat hidup begitu rumit bagi banyak pemilik mobil?
Pertama-tama, perhatikan komposisi sistem:
1) Bagian utama adalah katup EGR. Menyediakan gas bypass dari knalpot ke manifold intake. Karena kontak terus-menerus dengan gas panas kerusakan yang paling umum terjadi adalah kebocoran. Dalam berbagai jenis sistem EGR, dapat dikendalikan baik secara elektrik (sebagian besar mobil Mitsubishi) maupun pneumatik (sebagian besar mobil Toyota).
2) EGR solenoid. Ini digunakan dalam sistem dengan kontrol katup pneumatik. Kerusakan utama adalah kebocoran dan mempengaruhi pengoperasian mesin karena apabila terjadi kebocoran maka katup EGR terbuka terus menerus.
3) Sensor posisi EGR valve / sensor derajat pembukaan katup EGR. Ketika sensor tersebut rusak, maka lampu Check Engine akan menyala.
4) ECU. Electronic Control Unit yang mengontrol kinerja mesin. Didalamnya juga mengontrol kinerja EGR. Apabila terjadi kerusakan komponen EGR maka ECU akan mendeteksinya dan memberitahukan kepada pengemudi dengan cara menyalakan lampu Check Engine.
Dalam sistem yang berbeda mungkin memiliki komponen yang berbeda, tetapi yang umum adalah katup EGR. Mari kita mempelajari bagaimana kerusakan katup EGR dapat mempengaruhi operasional mesin. Saya sudah menulis bahwa kerusakan utama adalah kebocoran dan masuknya pengisapan udara liar (tanpa dimonitor oleh sensor) ke intake manifold menuju ruang bakar.
Sebagai hasilnya, kita dapatkan bahwa:
Pada engine dengan sensor MAF (sensor aliran udara) - menipisnya campuran bahan bakar yang disebabkan oleh adanya udara yang tidak diperhitungkan oleh MAF.
Dalam mesin dengan sensor MAP (sensor tekanan udara) - pengayaan campuran bahan bakar yang disebabkan oleh peningkatan tekanan di intake manifold.
Pada mesin yang menggunakan kedua metode tersebut untuk mengendalikan jumlah udara (karena kesalahan pembacaan yang signifikan dari sensor MAF pada aliran rendah yang melalui sensor tersebut), akan menghasilkan rpm yang lebih tinggi (idle up) saat stasioner dan penurunan afr yang tajam dalam kondisi cruising (campuran bahan bakar dan udara cenderung lebih lean).
Dan hampir semua kasus kerusakan EGR, karena penurunan jumlah oksigen di udara yang memasuki mesin, pembakaran campuran bahan bakar di dalam silinder mesin terganggu. Secara umum, kerusakan sistem EGR pada model mobil yang berbeda reaksi yang ditimbulkan akan berbeda pula. Yang sangat penting adalah jumlah gas buang yang memasuki intake manifold (yaitu nilai pembukaan katup EGR), kondisi umum mesin (keausan busi, masalah dengan pompa bahan bakar atau injektor bahan bakar yang tersumbat, dll), kecepatan dan beban mesin. Apakah Anda ingin tahu tentang bagaimana kondisi sistem bahan bakar memengaruhi gejala ketidakmampuan? Faktanya adalah bahwa setiap unit kontrol mesin memiliki program yang menurutnya bertujuan untuk menstabilkan kecepatan idle dan komposisi campuran bahan bakar. Selain itu, jumlah regulasi tingkat pembukaan / penutupan aktuator dari sistem kontrol kecepatan idle dan durasi waktu injeksi memiliki batas yang cukup jelas. Ketika unit kontrol berhasil menstabilkan idle, dalam mode transisi dia tidak akan mengatasi koreksi komposisi campuran yang diperlukan, karena menekan pedal akselerator akan meningkatkan tekanan pada manifold buang dan meningkatkan jumlah gas buang yang memasuki manifold intake tidak mengandung oksigen pembakaran yang diperlukan. Pada tahap ini, semua ini akan memperburuk dinamika akselerasi mobil; getaran dan sentakan dapat terjadi selama akselerasi. Fakta, bahwa gas panas yang berinteraksi dengan kabut oli di intake manifold (jika Anda lupa dari mana asalnya, saya akan mengingatkan Anda tentang sistem ventilasi bak mesin, katup PCV, dll) akan menyebabkan peningkatan pembentukan karbon di bagian dalam dari manifold, endapan pada katup intake, peningkatan pembentukan kerak pada bagian luar dari injector nozel bahan bakar dan munculnya jelaga pada isolator busi. Semua ini akan memengaruhi karakteristik awal mesin dan stasioner menjadi tidak stabil, dan juga terjadinya missfire dan getaran berlebihan.
Apa hubungannya dengan itu? Setiap manual perbaikan dan pemeliharaan mengatakan bahwa sistem EGR memiliki masa pakai yang terbatas. Idealnya, perlu untuk memeriksa dan apabila diperlukan penggantian pada semua komponen sistem dengan kisaran 70-100 ribu kilometer, tetapi ini benar dengan bahan bakar berkualitas cukup tinggi.
Apa yang harus dilakukan bagi mereka yang tidak mampu membeli komponen mahal, atau yang tidak mampu membeli suku cadang yang diperlukan. Satu saran - pemeliharaan sistem yang tepat waktu akan memperpanjang umurnya. Apa yang bisa dan harus dilayani di dalamnya?
Pertama, katup EGR itu sendiri. Perlu membersihkan dudukan dan batang katup untuk memastikan penutupan yang rapat dan kebebasan gerakan katup. Untuk melakukan ini, sangat mudah menggunakan cairan untuk membersihkan karburator dalam paket aerosol. Namun, hati-hati, cairan yang masuk diafragma dapat menyebabkan karet tersebut hancur.
Kedua - solenoid EGR (jika ada). Biasanya berisi filter kecil untuk melindungi sistem vakum dari kotoran di dalamnya. Filter inilah yang perlu dibersihkan.
Apakah mungkin untuk mematikan sistem dan menormalkan mesin? Sangat mungkin! Umumnya cara yang dipakai saat ini adalah menggunakan plat besi untuk menutup aliran gas buang yang menuju EGR. Namun apabila sistem EGR tidak memungkinkan untuk ditutup secara manual, cara yang lebih efektif adalah melalui ECU. Dengan membuang map EGR pada ECU, maka seluruh sistem EGR dapat dilepaskan dari mesin dengan aman. Hal ini menghilangkan masalah EGR pada mesin mobil Anda untuk selamanya sehingga tidak perlu khawatir akan timbul permasalahan mengenai EGR lagi.
Auto Cartrix Blog
We are ECU software specialist
Tuesday, June 16, 2020
Monday, November 25, 2019
Remap ECU?
ECU adalah singkatan dari electronic control unit. ECU digunakan untuk mengontrol suatu hardware mekanikal sehingga bisa bekerja sesuai dengan perintah yang diberikan oleh ECU itu sendiri. Dalam hal ini kita akan membahas lebih dalam khususnya untuk mesin kendaraan, dimana seiring berkembangnya teknologi, penggunaan ECU sudah jamak ditemui dikendaraan yang beredar di Indonesia.
Otak elektronik, ya, secara kasar memang itulah ECU. Dia bertugas untuk mengontrol dan menjaga kinerja suatu mesin sehingga bisa menghasilkan performa sebagaimana mestinya. Dalam prosesnya, secara stimultan ECU akan memberikan perintah dan menerima signal sebagai feedback melalui semua sensor yang ada di mesin. Dengan penggunaan ECU pada mesin kendaraan, banyak benefit yang kita dapatkan, antara lain : kinerja yang lebih efisien, kontrol maksimal terhadap mesin, memudahkan perawatan, safety, dll.
Lebih dalam lagi mengenai ECU, yang secara garis besar sebenarnya adalah tidak lebih dari mini computer yang didalamnya terdapat komponen seperti processor, micro controller, rom chip, dan komponen pendukung lainnya. Beberapa brand yang lazim ditemui untuk ECU pada umumnya adalah Bosch, Denso, NEC, Delphi, Magneti Marelli, Hitachi, Keihin, dll.
ECU bekerja mengontrol mesin tentunya berdasarkan data base yang dibuat secara spesifik untuk suatu mesin. Data base tersebut disimpan di rom chip. Menilik kedalam data base itu ada beberapa bagian yang terpisah satu sama lain dengan fungsi tersendiri. Antara lain : Map engine, immobilizer data, dan vehicle data. Definisinya adalah sbb:
- Map engine
Map engine adalah data dimana ECU menerima protokol standar untuk mengatur kinerja mesin. Didalamnya terdapat beberapa fraction data spt contohnya : ignition map, fuel injection map, air flow map, temperature map, throttle map, dll.
- Immobilizer data
Immobilizer data adalah data dimana fungsi immobilizer dan protocol keamanan kendaraan berada. Biasanya terhubung dengan perangkat anak kunci atau remote.
- Vehicle data
Vehicle data adalah data identifikasi kendaraan seperti contohnya : nomor rangka, nomor mesin, jenis kendaraan, tipe kendaraan, tahun pembuatan, odo meter berjalan, crash data, dll. Pada beberapa jenis ECU, data ini terhubung dengan Immobilizer data.
Mari kita bahas mengenai remap ecu. Remap ecu adalah suatu suatu bentuk usaha untuk merubah kinerja dari sebuah unit kontrol elektronik mesin. Untuk bisa merubah kinerja mesin tersebut, melalui kepanjangan tangan dari ECU, kita harus bisa mengakses data Map engine. Karena semua perintah yang diterima dan dilaksanakan oleh mesin ada didalamnya.
Untuk bisa mengakses data Map tersebut, diperlukan alat untuk membaca dan menulis chip ECU tersebut. Tidak semua ECU bisa dibaca seperti contohnya : Agya, Ayla, Sigra, Calya, Avanza, Terios, Rush dan lainnya (valid per 2019, apabila ada perubahan akan diupdate). Adapun metode untuk menarik data ini ada 2 jenis. Yaitu:
- Direct Read : metode ini digunakan apabila chip ECU support untuk dibaca baik melalui OBD port ataupun bench mode (sedikit tips, bench mode dapat menyelamatkan ECU yang mati karena salah file pada saat menulis).
- Virtual Read : metode ini digunakan apabila file tersedia di server pabrikan dalam bentuk update file (semisal untuk Toyota menggunakan ekstensi CUW, untuk VAG grup menggunakan ekstensi SGO, untuk Ford/Mazda group menggunakan ekstensi VBF, dll). Dari file update tersebut, dirubah menjadi binary sehingga bisa diedit untuk kemudian di tulis ke ECU.
Perubahan data sekecil apapun akan berpengaruh secara langsung maupun tidak langsung terhadap kinerja dan daya tahan mesin. Pemahaman terhadap perubahan map dan mesin sangat penting dalam hal ini dikarenakan mencakup dari limitasi hardware yang terdapat dalam mesin itu sendiri. Batasan-batasan yang terdapat disuatu mesin adalah batasan yang bersifat mekanikal. Berdasarkan batasan mekanikal tersebut, bisa disimpulkan bahwa dengan melalui remap ecu, bukan berarti hasil akhir akan dibawah piggyback, namun justru akan lebih banyak parameter yang bisa kita atur dan rubah. Apabila penyetelan dilakukan dengan baik dan benar, maka hasil bisa lebih baik daripada mengunakan piggyback. Kembali lagi, tuner pegang peranan penting dalam perubahan yang dilakukan. Oleh karena itu, pilihlah tuner yang benar-benar tuner, bukan hanya tuner marketing atau tuner karbitan. Tuner yang sesungguhnya tidak akan menjual janji surga. Ini lebih ke passion, passion terhadap mesin dan kinerjanya.
Nah, setelah pembahasan apa itu remap ECU, mari kita bahas kenapa remap dilakukan, alasannya apa dan untuk apa.
Sudah menjadi hal yang jamak bagi enthusiast otomotif untuk melakukan modifikasi. Baik dari segi tampilan, performa dan personalisasi. Dari modifikasi yang dilakukan, umumnya paling banyak yang menyangkut performa dari mesin itu sendiri. Ya, performa yang diincar. Bukan hanya kenaikan tenaga, namun dari segi driveability dan kenikmatan berkendara secara keseluruhan. Peningkatan performa bukan melulu soal kecepatan, anda salah besar apabila beranggapan seperti itu. Performa suatu mesin itu berkaitan erat dengan map engine. Dimana perubahan map engine secara keseluruhan sesuai permintaan pemilik kendaraan akan mengubah perilaku atau karakter dari mesin tersebut. Sebagai contoh :
- Power band
Power band adalah rentang rpm dimana mesin bekerja secara optimal dan efisien. Dalam artian efisien adalah tenaga dan torsi terbesar. Dengan meningkatnya rentang rpm tersebut, meminimalisir rpm dimana mesin tidak efisien sehingga bisa dimanfaatkan seoptimal mungkin.
- Throttle respond
Throttle respond adalah karakter injakan pedal gas pada mesin. Hal ini terbatas pada mobil yang sudah menggunakan throttle by wire. Delay dari throttle sangat berpengaruh terhadap impresi performa suatu mobil. Dimana apabila delay terlalu besar mengakibatkan impresi bahwa mobil tersebut lemot atau pelan. Padahal apabila diinjak lebih dalam akan muncul karakter mesin sesungguhnya. Sebenarnya hal ini disesuaikan untuk jenis mobilnya, semisal untuk mpv yang notabene sebagai kendaraan penumpang, tentunya throttle delay akan semakin besar untuk mengurangi resiko throttle shock atau judder. Sedangkan untuk sedan throttle delay kecil karena untuk meningkatkan kelincahan berkendara. Dengan dilakukan perubahan di map throttle maka delay bisa diminimalisir sampai tahap aman bagi mekanikal throttle tersebut.
- Respon putaran mesin
Adalah seberapa cepat rpm naik dari idle sampe ke redline. Ada beberapa mesin yang umun ditemukan dijalanan yang respon mesinnya cenderung lambat walau tenaganya cukup besar. Perubahan respon ini tentunya akan sangat dirasakan oleh pengemudi. Dimana akselerasi pasti meningkat jauh.
Selain itu, remap ecu juga dilakukan untuk menyesuaikan perubahan mekanikal yang sudah dilakukan pada mesin kendaraan (exhaust, intake, fuel, turbo, dll). Sehingga mesin bisa beroperasi secara optimal dengan adanya perubahan tersebut.
Pembahasan lainnya akan disambung di artikel berikutnya. Mohon dipahami bahwa artikel ini dibuat untuk bisa membantu para pecinta otomotif sehingga bisa lebih terbuka wawasannya tanpa ada influensi dari pihak manapun yang terkadang menyesatkan, konyol dan tidak bisa dipertanggung jawabkan.
Terima kasih :)
Otak elektronik, ya, secara kasar memang itulah ECU. Dia bertugas untuk mengontrol dan menjaga kinerja suatu mesin sehingga bisa menghasilkan performa sebagaimana mestinya. Dalam prosesnya, secara stimultan ECU akan memberikan perintah dan menerima signal sebagai feedback melalui semua sensor yang ada di mesin. Dengan penggunaan ECU pada mesin kendaraan, banyak benefit yang kita dapatkan, antara lain : kinerja yang lebih efisien, kontrol maksimal terhadap mesin, memudahkan perawatan, safety, dll.
Lebih dalam lagi mengenai ECU, yang secara garis besar sebenarnya adalah tidak lebih dari mini computer yang didalamnya terdapat komponen seperti processor, micro controller, rom chip, dan komponen pendukung lainnya. Beberapa brand yang lazim ditemui untuk ECU pada umumnya adalah Bosch, Denso, NEC, Delphi, Magneti Marelli, Hitachi, Keihin, dll.
ECU bekerja mengontrol mesin tentunya berdasarkan data base yang dibuat secara spesifik untuk suatu mesin. Data base tersebut disimpan di rom chip. Menilik kedalam data base itu ada beberapa bagian yang terpisah satu sama lain dengan fungsi tersendiri. Antara lain : Map engine, immobilizer data, dan vehicle data. Definisinya adalah sbb:
- Map engine
Map engine adalah data dimana ECU menerima protokol standar untuk mengatur kinerja mesin. Didalamnya terdapat beberapa fraction data spt contohnya : ignition map, fuel injection map, air flow map, temperature map, throttle map, dll.
- Immobilizer data
Immobilizer data adalah data dimana fungsi immobilizer dan protocol keamanan kendaraan berada. Biasanya terhubung dengan perangkat anak kunci atau remote.
- Vehicle data
Vehicle data adalah data identifikasi kendaraan seperti contohnya : nomor rangka, nomor mesin, jenis kendaraan, tipe kendaraan, tahun pembuatan, odo meter berjalan, crash data, dll. Pada beberapa jenis ECU, data ini terhubung dengan Immobilizer data.
Mari kita bahas mengenai remap ecu. Remap ecu adalah suatu suatu bentuk usaha untuk merubah kinerja dari sebuah unit kontrol elektronik mesin. Untuk bisa merubah kinerja mesin tersebut, melalui kepanjangan tangan dari ECU, kita harus bisa mengakses data Map engine. Karena semua perintah yang diterima dan dilaksanakan oleh mesin ada didalamnya.
Untuk bisa mengakses data Map tersebut, diperlukan alat untuk membaca dan menulis chip ECU tersebut. Tidak semua ECU bisa dibaca seperti contohnya : Agya, Ayla, Sigra, Calya, Avanza, Terios, Rush dan lainnya (valid per 2019, apabila ada perubahan akan diupdate). Adapun metode untuk menarik data ini ada 2 jenis. Yaitu:
- Direct Read : metode ini digunakan apabila chip ECU support untuk dibaca baik melalui OBD port ataupun bench mode (sedikit tips, bench mode dapat menyelamatkan ECU yang mati karena salah file pada saat menulis).
- Virtual Read : metode ini digunakan apabila file tersedia di server pabrikan dalam bentuk update file (semisal untuk Toyota menggunakan ekstensi CUW, untuk VAG grup menggunakan ekstensi SGO, untuk Ford/Mazda group menggunakan ekstensi VBF, dll). Dari file update tersebut, dirubah menjadi binary sehingga bisa diedit untuk kemudian di tulis ke ECU.
Perubahan data sekecil apapun akan berpengaruh secara langsung maupun tidak langsung terhadap kinerja dan daya tahan mesin. Pemahaman terhadap perubahan map dan mesin sangat penting dalam hal ini dikarenakan mencakup dari limitasi hardware yang terdapat dalam mesin itu sendiri. Batasan-batasan yang terdapat disuatu mesin adalah batasan yang bersifat mekanikal. Berdasarkan batasan mekanikal tersebut, bisa disimpulkan bahwa dengan melalui remap ecu, bukan berarti hasil akhir akan dibawah piggyback, namun justru akan lebih banyak parameter yang bisa kita atur dan rubah. Apabila penyetelan dilakukan dengan baik dan benar, maka hasil bisa lebih baik daripada mengunakan piggyback. Kembali lagi, tuner pegang peranan penting dalam perubahan yang dilakukan. Oleh karena itu, pilihlah tuner yang benar-benar tuner, bukan hanya tuner marketing atau tuner karbitan. Tuner yang sesungguhnya tidak akan menjual janji surga. Ini lebih ke passion, passion terhadap mesin dan kinerjanya.
Nah, setelah pembahasan apa itu remap ECU, mari kita bahas kenapa remap dilakukan, alasannya apa dan untuk apa.
Sudah menjadi hal yang jamak bagi enthusiast otomotif untuk melakukan modifikasi. Baik dari segi tampilan, performa dan personalisasi. Dari modifikasi yang dilakukan, umumnya paling banyak yang menyangkut performa dari mesin itu sendiri. Ya, performa yang diincar. Bukan hanya kenaikan tenaga, namun dari segi driveability dan kenikmatan berkendara secara keseluruhan. Peningkatan performa bukan melulu soal kecepatan, anda salah besar apabila beranggapan seperti itu. Performa suatu mesin itu berkaitan erat dengan map engine. Dimana perubahan map engine secara keseluruhan sesuai permintaan pemilik kendaraan akan mengubah perilaku atau karakter dari mesin tersebut. Sebagai contoh :
- Power band
Power band adalah rentang rpm dimana mesin bekerja secara optimal dan efisien. Dalam artian efisien adalah tenaga dan torsi terbesar. Dengan meningkatnya rentang rpm tersebut, meminimalisir rpm dimana mesin tidak efisien sehingga bisa dimanfaatkan seoptimal mungkin.
- Throttle respond
Throttle respond adalah karakter injakan pedal gas pada mesin. Hal ini terbatas pada mobil yang sudah menggunakan throttle by wire. Delay dari throttle sangat berpengaruh terhadap impresi performa suatu mobil. Dimana apabila delay terlalu besar mengakibatkan impresi bahwa mobil tersebut lemot atau pelan. Padahal apabila diinjak lebih dalam akan muncul karakter mesin sesungguhnya. Sebenarnya hal ini disesuaikan untuk jenis mobilnya, semisal untuk mpv yang notabene sebagai kendaraan penumpang, tentunya throttle delay akan semakin besar untuk mengurangi resiko throttle shock atau judder. Sedangkan untuk sedan throttle delay kecil karena untuk meningkatkan kelincahan berkendara. Dengan dilakukan perubahan di map throttle maka delay bisa diminimalisir sampai tahap aman bagi mekanikal throttle tersebut.
- Respon putaran mesin
Adalah seberapa cepat rpm naik dari idle sampe ke redline. Ada beberapa mesin yang umun ditemukan dijalanan yang respon mesinnya cenderung lambat walau tenaganya cukup besar. Perubahan respon ini tentunya akan sangat dirasakan oleh pengemudi. Dimana akselerasi pasti meningkat jauh.
Selain itu, remap ecu juga dilakukan untuk menyesuaikan perubahan mekanikal yang sudah dilakukan pada mesin kendaraan (exhaust, intake, fuel, turbo, dll). Sehingga mesin bisa beroperasi secara optimal dengan adanya perubahan tersebut.
Pembahasan lainnya akan disambung di artikel berikutnya. Mohon dipahami bahwa artikel ini dibuat untuk bisa membantu para pecinta otomotif sehingga bisa lebih terbuka wawasannya tanpa ada influensi dari pihak manapun yang terkadang menyesatkan, konyol dan tidak bisa dipertanggung jawabkan.
Terima kasih :)
Sunday, May 7, 2017
Original ECU Dump File Collection
We have gather the file using several methods. This is original file from the ecu, untouched, full read, in a BIN format.
Honda Accord CP2 2.4 Auto
- 37805-R40-Y640
- 37805-R49-P610
Honda Accord CR2 2.4 Auto
Honda City GM2 Manual
- 37805-RD7-F010
Honda HRV 1.5 Petrol CVT
- 37805-51K-S810
- 37805-51K-S620
- 37805-51K-S520
Honda HRV 1.8 Petrol CVT
- 37805-51P-S510
- 37805-51P-S610
Honda Civic FC1 1.5 Turbo CVT
- 37805-5AG-U620
- 37805-5AG-U510
- 37805-5AG-P710
Honda CRV RW1 Auto
Land Rover Defender TD5 2.5 Manual
- NNW501300
Lexus GS 350 6AT
Mercedes Benz C180 W204 Coupe Manual
- 2719036203
Nissan Serena J32 2.5 V6 Auto
- 1JC02C-9ZVKJ2N33
Toyota Corolla 1.8 Auto
- 89663-02B20-A
- 89663-02R62 (Dual VVTi CVT)
Toyota FT86 2.0 Auto
- ZA1JN00K
Toyota Innova 2.5 D4D Manual
Toyota Fortuner 2.5 D4D Auto
- 89663-0KC90
- 89663-0KQ80
- 89663-0KQ81
Toyota Fortuner 2.5 D4D Manual
- 89663-0K252
- 89663-0KC70
- 89663-0KQ30
Toyota Fortuner 2.5 D4D VNT Manual
- 89663-0KM93
- 89663-0KM96
Toyota Fortuner 2.5 D4D VNT Auto
- 89663-F0030
- 89663-F0031
- 89663-F0051
Toyota Fortuner 3.0 D4D VNT Auto
- 89663-0KP24
Toyota Fortuner 2.4 D4D VNT Auto
- 89663-F0N41
- 89663-F0N43
Toyota Hiace 3.0 D4D
- 89663-26D31
- 89663-26692
- 89663-26712
Toyota Hiace 2.5 D4D
- 89663-26262
- 89663-26302
- 89663-26401
Toyota Hilux 2.8 D4D
- 89663-50F93
- 89663-F0687
Toyota Hilux 2.4 D4D
Toyota Hilux 3.0 D4D
Suzuki Ertiga 1.3 Diesel Hybrid Manual
- Hardware : MAG 01246S40YB
- Software : 58C0LIE8
Suzuki Ertiga 1.4 AT
Suzuki Ertiga Sport 1.5 AT
Renault Duster 1.5 MT
- 8201455107
Hyundai Creta 1.5iVT
Hyundai H1 2.5 CRDi AT
- TQAWHGN4AN
List available ECU dump file:
Audi TT 1.8L 20V Quatro Petrol MT
- ME7.x ECU
- 1037354094
BMW E46 318i Petrol Auto
- Bosch ECU
- 07512791
BMW Z8 3.0i Petrol Auto
- Bosch ECU
- 07532857
- ME7.x ECU
- 1037354094
BMW E46 318i Petrol Auto
- Bosch ECU
- 07512791
BMW Z8 3.0i Petrol Auto
- Bosch ECU
- 07532857
BMW X5 3.5 Petrol Turbo Auto
- Bosch MEVD17.2.G
- 41800208-12009C70-74080010-1118FD00
Chevrolet Orlando 1.8 Petrol Auto
Chevrolet Orlando 1.8 Petrol Auto
- SIMTEC76 ECU
- CAO95J30 - M4EJ30A4
- CAO95G60 - M8EG60A1
Chevrolet Colorado 2.8 High Country AT
- ACDelco E98
- 55500370
Chevrolet Colorado 2.8 High Country AT
- ACDelco E98
- 55500370
Ford Everest 2.5TDCi Diesel Turbo Auto 4x2
- BOSCH EDC16C7-7
- P382V8F6
- P382V8B
- P382V8C
- P382V8C
Ford Focus MK3.5 1.5T Auto
- Lots firmware available,email me which one you need
Ford Fiesta MK7, MK7.5
- Lots firmware available, email me which one you need
Ford Ecosport
- Lots firmware available, email me which one you need
Honda Accord CP2 2.4 Auto
- 37805-R40-Y640
- 37805-R49-P610
Honda Accord CR2 2.4 Auto
- 37805-5A0-B350
- 37805-5B0-P840
- 37805-5B0-P840
Honda Brio 1.2 Auto
- 37805-R0B-K510
- 37805-5YC-K510
- 37805-5YC-K610
- 37805-5YC-K510
- 37805-5YC-K610
- 37805-RE1-K510
Honda Brio 1.2 Manual
- 37805-5YC-K010
Honda Brio 1.2 Manual
- 37805-5YC-K010
- 103754361249 (Bosch ECU)
Honda Brio 1.3 Auto
- 37805-RE4-K510
Honda Brio 1.3 Auto
- 37805-RE4-K510
Honda BRV 1.5 Manual 6MT
- 37805-5XH-K010
Honda BRV 1.5 Auto
- 37805-5XH-K010
Honda BRV 1.5 Auto
- 37805-5XH-K510
- 37805-5XH-K610
- 37805-5XH-K610
Honda BRV 1.5 DOHC CVT
- 37805-6FJ-K510
- 37805-6FJ-K610 (Sensing)
Honda City GM2 Auto
Honda City GM2 Auto
- 37805-RD7-F540
Honda City GM2 Manual
- 37805-RD7-F010
Honda City GN5 CVT
- 37805-62B-N510
Honda City GN5 Manual
- 37805-62B-N010
Honda Edix FR-V
Honda Edix FR-V
- 37805-RJJ-G010
Honda HRV 1.5 Petrol CVT
- 37805-51K-S810
- 37805-51K-S620
- 37805-51K-S520
Honda HRV 1.5 DOHC Petrol CVT
- 37805-6HC-N510 (Sensing)
Honda HRV 1.8 Petrol CVT
- 37805-51P-S510
- 37805-51P-S610
Honda HRV 1.5 Turbo CVT
- 37805-6HM-U520 (Sensing)
Honda Civic FL5 1.5 Turbo CVT
Honda Civic FL5 1.5 Turbo CVT
- 37805-64D-S610
- 37805-64D-P510
Honda Civic FC1 1.5 Turbo CVT
- 37805-5AG-U620
- 37805-5AG-U510
- 37805-5AG-P710
- 37805-5AG-P720
- 37805-5AG-UF10
- 37805-5AG-UF20
Honda Civic FK 1.5 Turbo CVT
- 37805-5AG-P830
Honda Civic FK 1.5 Turbo CVT
- 37805-5AG-P830
- 37805-5AG-P840
Honda Civic FK 1.5 Turbo Manual
- 37805-5AF-BH10
Honda Civic FB2 1.8 Auto
- 37805-R1C-9510
Honda Civic FN1 1.3 Manual
- 37805-RMX-4180
Honda Civic FD2 2.0 Auto
- 37805-RRH-U650
Honda Civic FD1 1.8 Manual
Honda Civic FD1 1.8 Manual
- 37805-RNA-Y040
- 37805-RNA-Y050
- 37805-RNA-E050
Honda Civic FD1 1.8 Auto
Honda Civic FD1 1.8 Auto
- 37805-RNA-A680
Honda Civic FD2 Type R 2.0 Manual
- 37805-RRC-J040
Honda Civic FD2 Type R 2.0 Manual
- 37805-RRC-J040
Honda CRV RE 2.4 Auto
- 37805-RZA-U520
- 37805-RZA-P510
- 37805-RZA-P510
Honda CRV RM 2.4 Auto
- 37805-R5A-U220
- 37805-R5J-T510
- 37805-R5J-T510
- 37805-5LA-R540
- 37805-R5A-A030
Honda CRV RM 2.0 Auto
- 37805-R6D-P620
- 37805-RZS-D530
Honda CRV RM 2.0 Manual
- 37805-R6A-K120
Honda CRV RW1 Auto
- 37805-5PA-6530
- 37805-5PD-Q930
- 37805-5PD-Q940
- 37805-5PD-Q930
- 37805-5PD-Q940
- 37805-5PD-U530 -> Malaysian Spec
- 37805-5PF-W910 -> Honda Sensing
Honda CRV RW3 Auto
- 37805-5TM-9510
Honda CRZ Auto
- 37805-RTZ-F520
Honda CRZ Auto
- 37805-RTZ-F520
Honda Freed 1.5 Auto
- 37805-RK9-F520
- 37805-RK9-F710
- 37805-RK9-F720
- 37805-RK9-F730
- 37805-RK9-F720
- 37805-RK9-F730
- 37805-RK9-F810
- 37805-RK9-F910
Honda Jazz GE8 Auto
- 37805-RK9-F910
Honda Jazz GE8 Auto
- 37805-RB1-J020
- 37805-RB9-F520
- 37805-RB9-F540
Honda Jazz GE8 Manual
- 37805-RB9-F050
Honda Jazz GK5 Auto
- 37805-RB9-F540
Honda Jazz GE8 Manual
- 37805-RB9-F050
Honda Jazz GK5 Auto
- 37805-5V8-A510
- 37805-5V8-A610
- 37805-5V8-S610
- 37805-5V8-A610
- 37805-5V8-S610
Honda Jazz Hybrid 1.5
- 37805-5P6-9830
Honda Legend 3.5 Auto
- 37805-RJA-J210
Honda Life 0.7 i-VTEC CVT
- 37805-RS8-9060
- 37805-RS8-9170
Honda Mobilio 1.5 Auto
- 37805-5EA-K520
- 37805-5EA-K530
- 37805-5EA-K610
- 37805-5EA-K810
Honda Mobilio 1.5 Manual
- 37805-5EA-K410
Honda Odyssey RB3 2.4 Auto
- 37805-RLF-U830
Honda WRV 1.5 DOHC CVT
- 37805-5EA-K810
Honda Mobilio 1.5 Manual
- 37805-5EA-K410
Honda Odyssey RB3 2.4 Auto
- 37805-RLF-U830
Honda WRV 1.5 DOHC CVT
- 37805-6KR-K510
Isuzu MU-X
- 98260263
Isuzu D-Max 3.0
- 98170825
- 98152106
Isuzu MU-X
- 98260263
Isuzu D-Max 3.0
- 98170825
- 98152106
Isuzu Traga Euro-4
- 10SW1008932119V200
Kawasaki ZX25RR :
- 49245-1924
KTM Duke 250 :
- Bosch MG1
- KM932EU1717401
- KM932BR1817402
KTM Duke 250 :
- Bosch MG1
- KM932EU1717401
- KM932BR1817402
Land Rover Defender TD5 2.5 Manual
- NNW501300
Lexus GS 350 6AT
- 89663-30S72
Lexus NX200 6AT
- 89663-78045
Lexus RX 270 6AT
- 89663-48F51
- 89663-48K00
Lexus RX 300
- 89663-48S03
- 89663-48Q61
Lexus LX570
- 89663-60C21
- 89663-60C31
- 89663-60C36
- 89663-60C40
- 89663-60C46
- 89663-60M50
Lexus LM350h
- 8A222-58061
Mazda Biante
Skyactiv 2.0 :
- PEHJ-188K2-B
- PEHJ-188K2-C
- PEHJ-188K2-E
- PEHJ-188K2-F
- PEHJ-188K2-G
- PEHJ-188K2-H
- PEHJ-188K2-J
Mazda CX-30
- PGB2-188K2-A
Mazda CX-5
2.0 :
- PEBB-188K2-A
- PEBB-188K2-B
- PEBB-188K2-C
- PEBB-188K2-D
- PEBB-188K2-E
- PEBB-188K2-F
2.5 Old :
- PYDN-188K2-B
- PYDN-188K2-C
- PYDN-188K2-D
2.5 New :
- PYRE-188K2-A
- PYRE-188K2-B
- PYRE-188K2-C
- PYTP-188K2-B (Denso Crypted)
2.5 Facelift :
- PXDN-188K2-B
- PXDN-188K2-C
2.5 AWD :
- PWP9-188K2
- PWP9-188K2-A
Mercedes Benz C180 W204 Coupe Manual
- 2719036203
Mercedes Benz C200CGI W204 Auto
- 2719034004
Mercedes Benz C250CGI W204 Auto
- 2719033104
Mercedes Benz C250CGI W204 Auto
- 2719033104
Mitsubishi Pajero Super Exceed 3.2 Diesel Turbo VGT Auto
- Denso SH7058
- HW H13DRA6
- T1M0HCM02602 / 1860B03004
Mitsubishi Pajero Sport Dakar 2.5 Diesel Turbo VGT Auto
- Denso SH7058
- HW H15LRA6
- 1860B55701
- 1860B55702
- 1860B55703 (Rus E4)
- 1860B55704 (Rus E4)
- 1860B68801
- 1860B68802
- 1860B68801
- 1860B68802
- 1860C02001
- 1860C02002
- 1860C27501
- 1860C27502
- 1860C27503
- 1860C02002
- 1860C27501
- 1860C27502
- 1860C27503
Mitsubishi Pajero Sport Dakar 2.4 MIVEC Diesel Turbo VGT Auto
- Denso SH7058
- HW H1B14P27
- 1860C90301
- 1860C90302
- Denso SH7059
- 1860D15701
- 1860D15702
- 1860C90302
- Denso SH7059
- 1860D15701
- 1860D15702
- Denso SH72543
- 1860D36701
- 1860D36702
- 1860D36801
- 1860D79701
- 1860D84502
Mitsubishi Pajero Sport Exceed 2.5 Diesel Turbo Auto
- Denso SH7058
- HW H1B24P27
- 1860B16701
- 1860B55202
- 1860B55203
- 1860B55204
- 1860C18101
- 1860C27101
- 1860B16701
- 1860B55202
- 1860B55203
- 1860B55204
- 1860C18101
- 1860C27101
- 1860C45202
- Denso SH72543
- 1860D14601
Mitsubishi Pajero Sport Exceed 2.5 Diesel Turbo Manual
- Denso SH7058
- HW H1B24P27
- 1860B55203
- 1860B55203
- 1860B55204
Mitsubishi Triton L200 2.4 Mivec Diesel VGT Auto
- Denso SH7059
- 1860D28201 (Rus E5)
- 1860D29601
Mitsubishi Triton L200 2.4 Mivec Diesel VGT Manual
- Denso SH7059
- 1860D15401 (E2)
- 1860D28901 (E4)
Mitsubishi Triton L200 2.4 Diesel VGT Manual
- Denso SH7058
- 1860D37601
Mitsubishi Triton Exceed 2.5 Diesel Turbo VGT Manual
- Denso SH7058
- HW H15LRA6
- 1860C25401
- 1860C25401
Mitsubishi Triton Exceed 2.5 Diesel Turbo VGT AT
- Denso SH7058S
- HW H15LRA6
- 1860C44504
Mitsubishi Outlander Sport 2.0 Petrol Auto
- E6T72xxx
- HW 1860B740 & 1860C660
- SM5782 1860B74001
- SM5990 1860C06600 & 1860C06601
Mitsubishi Delica 2.0 Auto
- E6T72xxx
-HW 1860C5180
-ZM5183 1860C51801
Mitsubishi Xpander 1.5 Auto
- Denso MH8611
- HW ZM7414
- 1860C92200
- 1860C92201
- Denso MH8611
- HW ZM7411
- 1860D00601
- SM5990 1860C06600 & 1860C06601
Mitsubishi Delica 2.0 Auto
- E6T72xxx
-HW 1860C5180
-ZM5183 1860C51801
Mitsubishi Xpander 1.5 Auto
- Denso MH8611
- HW ZM7414
- 1860C92200
- 1860C92201
- Denso MH8611
- HW ZM7411
- 1860D00601
- 1860D00602
Mitsubishi Xpander Cross 1.5 Auto
- Denso MH8611
- HW ZM7599
- 1860D61200
Mitsubishi Xpander 1.5 CVT
Mitsubishi Xpander Cross 1.5 Auto
- Denso MH8611
- HW ZM7599
- 1860D61200
Mitsubishi Xpander 1.5 CVT
- Denso MH8611
- HW ZM76441
- 1860D72900
Mitsubishi Xpander 1.5 Manual
- Denso MH8611
Mitsubishi Xpander 1.5 Manual
- Denso MH8611
- HW ZM7413
- 1860C92100
- 1860C92100
Mitsubishi Xforce 1.5 CVT
- 1860D81101
Mitsubishi Mirage 1.2 CVT
- 1860B91400
- 1860C06301
Mitsubishi Mirage 1.2 MT
- 1860C06201
- 1860C46601
Mitsubishi Fuso Canter 3.9 Common Rail
Mitsubishi Fuso Canter 3.9 Common Rail
- Bosch MD1
- SPC58_5888KB
MG ZS 1.5 AT
MG ZS 1.5 AT
- F01R0ADK8F (Full Block! Not partial reading!)
Nissan Livina 1.5 Petrol Auto
- 1CJ41A
- 1CJ410
Nissan Livina 1.5 Petrol Auto
- 1CJ41A
- 1CJ410
Nissan Livina 1.5 Petrol Dual Injector Auto
- 11YR0A-2XHK1D5DH
- 11YR3A-2XHK1D5DH
- 11YR1B-2XHK16SDB
Nissan Livina Petrol Dual Injector Manual
Nissan Livina Petrol Dual Injector Manual
- 11YR0A-2XHK1D5DH
Nissan Juke 1.5 Petrol Dual Injector Auto
- 11TT9A-1XHK14CDG
Nissan Juke 1.5 Petrol Dual Injector Auto
- 11TT9A-1XHK14CDG
Nissan Juke 1.6 Petrol Turbo Auto
- 11KC8C-0KHD44DZ1
Nissan Evalia 1.5 Petrol Manual
- 13LT0C-2XHK19BDF1
- 13LT0A-2XHK19BDF1
Nissan March 1.2 Auto
- 11HJ4A-0XH5EYTG9
- 11KC8C-0KHD44DZ1
Nissan Evalia 1.5 Petrol Manual
- 13LT0C-2XHK19BDF1
- 13LT0A-2XHK19BDF1
Nissan March 1.2 Auto
- 11HJ4A-0XH5EYTG9
Nissan March 1.5 Auto
- 13HM9B_1CMCHXPD7
Nissan Serena C26 2.0 CVT
- 11US0B-1KHK1IS84DD
Nissan Serena C26 2.0 CVT
- 11US0B-1KHK1IS84DD
Nissan Serena J32 2.5 V6 Auto
- 1JC02C-9ZVKJ2N33
Nissan Elgrand E52 3.5 V6 CVT
- 11JM0B-11ZVK7NN8
Nissan Xtrail T30 2.5 Auto
- 19H605
- 1EQ05A
- 1EQ320
Nissan Xtrail T32 2.0 Auto
- 14BZ1A_F4KH1DQGNV1
- 11JM0B-11ZVK7NN8
Nissan Xtrail T30 2.5 Auto
- 19H605
- 1EQ05A
- 1EQ320
Nissan Xtrail T32 2.0 Auto
- 14BZ1A_F4KH1DQGNV1
- 14CE5B_F4KH1DQGNV1
Nissan Xtrail T32 2.5 Auto
- 14CR0A-4P32RNCN7
Nissan Terra 2.5 AT
Nissan Xtrail T32 2.5 Auto
- 14CR0A-4P32RNCN7
Nissan Terra 2.5 AT
- T2LF5KA0B
Nissan Teana 2.5 AT
- 1JC02C-9ZVKJ2N33
Nissan Navara 2.5 AT D40
- T3I1842G11
Nissan Navara 2.5 AT NP300
- T2M74KV2E
- T2MC4KV0C
Toyota 4Runner 4.7L
- 89663-35650-A
Toyota Allion 1.5
- 89663-20212
Toyota Alphard 2.4 Auto
Toyota 4Runner 4.7L
- 89663-35650-A
Toyota Allion 1.5
- 89663-20212
Toyota Alphard 2.4 Auto
- 89663-58134
- 89663-58160
- 89663-58160
- 89663-58351
- 89663-58410
- 89663-58410
Toyota Alphard 2.5 CVT
- 89663-58721
- 89663-58850
Toyota Alphard 3.5 Auto
- 89663-58260
Toyota Camry 2.4 AT ACV40
Toyota Camry 2.4 AT ACV40
- 89663-06480
- 89663-06483
- 89663-06484
- 89663-06485
Toyota Camry 3.5 AT GSV40
Toyota Camry 3.5 AT GSV40
- 89663-06442
- 89663-33340-A
- 89663-33641
Toyota Camry 2.5 AT ACV50
- 89663-33J00
- 89663-06E72
Toyota Corolla 1.6 3ZZ-FE
Toyota Corolla 1.6 3ZZ-FE
- 89663-02240-A
- 89663-02241
- 89663-02270-A
- 89663-02481
Toyota Corolla 1.6 1ZR-FE
- 89663-02G31
- 89663-02G32
- 89663-02G41
- 89663-02G42
- 89663-02482
- 89663-02483
- 89663-02502
- 89663-02503
Toyota Corolla 1.8 Auto
- 89663-02B20-A
- 89663-02R62 (Dual VVTi CVT)
- 89663-0Z140 (Dual VVTi CVT)
Toyota Corolla 2.0 Auto
- 89663-12150
- 89663-02R81
- 89663-0Z140
Toyota Crown Athlete 2.5 V6
- 89663-30T50
Toyota FT86 2.0 Auto
- ZA1JN00K
Toyota Innova Zenix Q Hybrid 2.0
- 8A222-F7062
- 8A222-F7063
- 8A222-F7170
Toyota Innova 2.4 D4D VNT Auto
- 89663-F0N23 (CUW & Bin)
- 89663-F0N24 (Gen 2 Denso Euro 2)
- 89663-FAC60 (Gen 3 Denso Euro 2) 89665-F0020 (Gearbox)
- 89663-FAC61 (Gen 3 Denso Euro 4)
- 89663-FAC41 (Gen 3 Denso Euro 4) 89665-F0022 (Gearbox)
- 89663-FAC43 (Gen 3 Denso Euro 4) 89665-F0024 (Gearbox)
Toyota Innova 2.4 D4D VNT Manual
- 89663-F0N12
- 89663-FAC70 (Gen 3 Denso Euro 2)
- 89663-FAC51 (Gen 3 Denso Euro 4)
Toyota Innova 2.5 D4D Auto
- 89663-0KQ81
- 89663-0K272
- 89663-0KC90
- 89663-0K272
- 89663-0KC90
- 89663-0K300
Toyota Innova 2.5 D4D Manual
- 89663-0KD00
- 89663-0KQ91
- 89663-0KN31 (Intercooler version)
- 89663-F0080 (Intercooler version)
Toyota Innova 2.0 VVTi Auto
- 89663-0KV90
- 89663-0KQ91
- 89663-0KN31 (Intercooler version)
- 89663-F0080 (Intercooler version)
Toyota Innova 2.0 VVTi Auto
- 89663-0KV90
Toyota Innova 2.0 Dual VVTi Auto
- 89663-F0P72
- 89663-F0D70
Toyota Innova 2.0 VVTi Manual
- 89663-0K430
- 89663-0K460
- 89663-0KV80
Toyota Innova 2.7 VVTi Auto
- 89663-0K580
Toyota Innova 2.0 VVTi Manual
- 89663-0K430
- 89663-0K460
- 89663-0KV80
Toyota Innova 2.7 VVTi Auto
- 89663-0K580
Toyota Fortuner 2.7 VVTi Auto
- 89663-0K630
- 89663-0K650
- 89663-0K650
- 89663-0KX30
- 89663-0KX40
Toyota Fortuner 2.7 Dual VVTi Auto
- 89663-F0J41
- 89663-F0J43
Toyota Fortuner 2.5 D4D Auto
- 89663-0KC90
- 89663-0KQ80
- 89663-0KQ81
Toyota Fortuner 2.5 D4D Manual
- 89663-0K252
- 89663-0KC70
- 89663-0KQ30
Toyota Fortuner 2.5 D4D VNT Manual
- 89663-0KM93
- 89663-0KM96
Toyota Fortuner 2.5 D4D VNT Auto
- 89663-F0030
- 89663-F0031
- 89663-F0051
Toyota Fortuner 3.0 D4D VNT Auto
- 89663-0KP24
Toyota Fortuner 2.4 D4D VNT Auto
- 89663-F0N41
- 89663-F0N43
- 89663-FA180 (Gen 3 Denso) 89665-F0020 (Gearbox)
- 89663-FA181 (Gen 3 Denso) 89665-F0022 (Gearbox)
- 89663-FA432 (Gen 3 Denso) 89665-F0022 (Gearbox)
Toyota Fortuner 2.8 D4D VNT Auto
- 89663-FA532 (Gen 3 Denso) 89665-F0034 (Gearbox)
- 89663-FAD42 (Gen 3 Denso) 89665-F0034 (Gearbox)
- 89663-FAD43 (Gen 3 Denso) 89665-F0036 (Gearbox)
- 89663-FAD44 (Gen 3 Denso) 89665-F0037 (Gearbox)
Toyota Hiace 3.0 D4D
- 89663-26D31
- 89663-26692
- 89663-26712
Toyota Hiace 2.5 D4D
- 89663-26262
- 89663-26302
- 89663-26401
Toyota Hilux 2.8 D4D
- 89663-50F93
- 89663-F0687
- 89663-FA270
- 89663-FBT90 (Gen 3)
Toyota Hilux 2.4 D4D
- 89663-F0T11
- 89663-F0443
- 89663-F0443
- 89663-F0305
- 89663-FA102 (Gen 3 Denso AT) 89665-F0020 (Gearbox)
- 89663-FA170 (Gen 3 Denso AT) 89665-F0020 (Gearbox)
- 89663-FAX60 (Gen 3 Denso AT) 89665-0K250 (Gearbox)
- 89663-FA150 (Gen 3 Denso MT)
- 89663-FA200 (Gen 3 Denso AT)
- 89663-FAB92 (Gen 3 Denso MT)
Toyota Hilux 3.0 D4D
- 89663-0K150
- 89663-0K873
- 89663-0KK60-B
- 89663-0KK93
- 89663-0KM32
- 89663-0KM50
- 89663-0K873
- 89663-0KK60-B
- 89663-0KK93
- 89663-0KM32
- 89663-0KM50
- 89663-0KM51
- 89663-0KM52- 89663-0KN50
- 89663-0KN53
- 89663-0KN72
- 89663-0KP10-A
- 89663-0KP10-A
- 89663-0KP14
- 89663-0KR30-B
- 89663-0KR30-B
- 89663-0KR32
- 89663-0KR50-B
- 89663-0KY54
Toyota Hilux 2.5 D4D
- 89663-0KR50-B
- 89663-0KY54
Toyota Hilux 2.5 D4D
- 89663-0K070
- 89663-0K302
- 89663-0K332
- 89663-0K350-A
- 89663-0K891
- 89663-0K892
- 89663-0K302
- 89663-0K332
- 89663-0K350-A
- 89663-0K891
- 89663-0K892
- 89663-0KM61
- 89663-0KM63
- 89663-0KN13
- 89663-0KR70-C
- 89663-0KR72
- 89663-0KN13
- 89663-0KR70-C
- 89663-0KR72
- 89663-0KS70
- 89663-0KS72
- 89663-F0020-B
- 89963-0KA12
- 89663-F0020-B
- 89963-0KA12
- 89663-F0020
- 89663-F0021
- 89663-F0A00
Toyota Hilux 2.0 VVTi
- 89661-0K120
Toyota Prado 2.7 VVTi Auto
- 89663-F0A00
Toyota Hilux 2.0 VVTi
- 89661-0K120
Toyota Prado 2.7 VVTi Auto
- 89663-60F31
- 89663-60F32
Toyota Land Cruiser LC200 4.7 Auto
Toyota Land Cruiser LC200 4.7 Auto
- 89663-60B61
Toyota Land Cruiser LC200 4.5 D4D Auto
- 89663-60E72
- 89663-60K40
- 89663-60K41
- 89663-60L10
Toyota Land Cruiser LC200 4.5 D4D Auto
- 89663-60E72
- 89663-60K40
- 89663-60K41
- 89663-60L10
- 89663-60L11
- 89663-60N74
- 89663-60U80
- 89663-60N74
- 89663-60U80
- 89663-60V10
- 89663-60V50-A
- 89663-60V50-A
- 89663-60V52
- 89663-60640
- 89663-60641
- 89663-60642
Toyota Mark X 2.5 V6 Auto
- 89663-22300
- 89663-22301
Toyota Estima 2.4 CVT
- 89663-28343
- 89663-60640
- 89663-60641
- 89663-60642
Toyota Mark X 2.5 V6 Auto
- 89663-22300
- 89663-22301
Toyota Estima 2.4 CVT
- 89663-28343
Toyota Vanguard 2.4 CVT AWD
- 89663-42790
Toyota Nav1 2.0 Auto
- 89663-28780
Toyota Nav1 2.0 Auto
- 89663-28780
Toyota Voxy 2.0 CVT
- 89663-28B50-A (3ZR-FAE)
- 89663-28C90-A (M20A-FKS)
Toyota Yaris Old 1.5 Manual
- 89663-0D192
Toyota Yaris Old 1.5 Auto
- 89663-0D200
Toyota Yaris Old 1.5 Manual
- 89663-0D192
Toyota Yaris Old 1.5 Auto
- 89663-0D200
- 89663-0D201
- 89663-0D202
Toyota Yaris New 1.5 Auto
Toyota Yaris New 1.5 Auto
- 89663-0DF02
Toyota GR Yaris 1.6T MT
Toyota GR Yaris 1.6T MT
- 89663-5CD71
Toyota Vios 2nd Gen 1.5 Manual
- 89663-0D530
- 89663-0D531
Toyota Vios 2nd Gen 1.5 Manual
- 89663-0D530
- 89663-0D531
Toyota Vios 2nd Gen 1.5 Auto
- 89663-0D541
- 89663-0D542
Subaru Forester 2.5 Turbo AT
- AZ1G111T
Subaru XV 2.0 CVT
- EP5G401z
Suzuki Baleno 1.4 Hatch AT
Subaru Forester 2.5 Turbo AT
- AZ1G111T
Subaru XV 2.0 CVT
- EP5G401z
Suzuki Baleno 1.4 Hatch AT
- 10SW005492
Suzuki Carry 1.5 Pickup
- 10SW044812
Suzuki Ertiga 1.3 Diesel Hybrid Manual
- Hardware : MAG 01246S40YB
- Software : 58C0LIE8
Suzuki Ertiga 1.4 AT
- 1037553706
Suzuki Ertiga Sport 1.5 AT
- 10SW028784
Suzuki Grand Vitara 2.0 AT
Suzuki Grand Vitara 2.0 AT
- 6I02A0AL2T41
Suzuki SX4 1.5 Auto
- 7S33920-81K2
Suzuki Scross 1.5 Auto
Suzuki SX4 1.5 Auto
- 7S33920-81K2
Suzuki Scross 1.5 Auto
- 10SW038710
Suzuki Ignis 1.2 Manual
- 10SW016590
Suzuki Ignis 1.2 Manual
- 10SW016590
Suzuki Ignis 1.2 AMT
- 10SW014941
Suzuki Swift 1.4 AT
Suzuki Swift 1.4 AT
- 1037530251
Suzuki Jimny JB74 1.5 AT
- 10SW030496
Suzuki Jimny JB47 1.5 MT
- 10SW030495
Renault Duster 1.5 MT
- 8201455107
Hyundai Creta 1.5iVT
- MSUD1-405FP0060A
- MSUD1G405Q000T00
Hyundai Stargazer 1.5iVT
- MKS-2G405Q000T01
Hyundai Stargazer X 1.5iVT
- MKS-3G405Q000T00
Hyundai H1 2.5 CRDi AT
- TQAWHGN4AN
- 1037502434
Hyundai Santa Fe 2.2 CRDi Auto
- 1037548187
- 1037526982
Hyundai Santa Fe 2.2 CRDi Auto
- 1037548187
- 1037526982
- 1037556589
- 7151587710
- 7151587710
- 10SW0368541587710I
- 10SW0407151587710I
Hyundai Santa Fe 2.4 DVVT Auto
Hyundai Santa Fe 2.4 DVVT Auto
- BGG4AU6A
Hyundai Palisade 2.2 CRDi Auto
Hyundai Palisade 2.2 CRDi Auto
- 10SW0542671587910I
Hyundai Tucson 2.0 CRDi Auto
Hyundai Tucson 2.0 CRDi Auto
- 6421200F10
Hyundai Ioniq 5 EV 2WD LR
- 42951-18120
Kia Rio 1.4 4AT
- ECG410V
The list will be updated everytime new file gathered.
Note: We are not responsible if your tool is not able to write this nor your lack of knowledge to use the file nor the tools properly. Please confirm the file version you need. Wrong file requested is your own fault! There is no refund for each purchase!
For further information, please email : satria_wr@windowslive.com
Updated : 15-05-2026
Updated : 15-05-2026
Subscribe to:
Posts (Atom)